Battle: Vienna Face Food Whitening Mask (Red Velvet Cake vs French Macaron vs Matcha Green Tea)

by - 5:54:00 AM


Hai, semuanya! Di postingan kali ini aku bakal battle lagi. Kalau sebelumnya aku battle antara dua mascara hits yang berbeda brand namun klaim yang sama yakni Wardah dan Maybelline, kali ini aku bakal battle 3 peel off mask dari satu brand yang sama tapi dengan varian yang berbeda. As you can see from the title, Vienna Face Food Whitening Mask. Sebenernya udah lumayan lama tahu brand ini dan udah kepincut sama masker ini juga gara-gara desainnya yang unyu. Yaz, my weakness is the packaging :p


Setelah sebelumnya aku nyobain Nose Pack-nya yang mana melebihi ekspektasi, tentu aja aku jadi makin penasaran dong dengan Vienna Face Food Whitening Mask ini. Walaupun dulu aku merasa masker itu merupakan skincare yang hasilnya selalu B aja di aku, tapi setelah coba Freeman dan Himalaya boleh dong aku jadi keranjingan hunting masker brand lain?


Sejujurnya aku pun kurang suka dengan peel off mask karena lebih ribet dibanding wash off. Aplikasikan, nunggu sampe bener-bener kering semua (karena kalau masih ada bagian yang basah, nggak bisa di-peel off. Beda sama wash off yang kalau masih ada bagian yang basah terus mukanya dicuci ya no problem), baru deh dicopotin. Belum lagi mukaku penuh rambut halus, jadi sakit banget kalau narik masker peel off. Selain itu, kesan setelah pakai peel off mask kadang bikin muka terasa ketarik. Tapi ya udahlah ya, mari simak pengalamanku setelah mencoba ketiga varian Vienna Face Food Whitening Mask.



Sebenernya, masker Vienna ini memiliki 2 packaging yang berbeda, lho! Ada yang sachet kayak gini berisi 15 ml dan ada yang tube berisi 50 ml. Karena aku baru nyoba-nyoba, menurutku memudahkan pilihan banget yang sachet ini. Nggak perlu share in jar-share in jar segala (skincare mahal kali ah!). Tampilannya pun sama aja antara yang tube dan sachet. Oke banget lah menurut aku yang emang suka packaging unyu-unyu cewek banget.

Kalau diperhatikan, di setiap variannya ada semacam quotes juga lho. Yang Red Velvet Cake bertuliskan 'Life is as sweet as a red velvet cake. So, live your life to the fullest and enjoy every moment.', lalu yang French Macaron bertuliskan 'I fell in love with French Macaron, they are small but so tasty. It will make your day joyful.', terakhir yang Matcha Green Tea bertuliskan 'When I am sipping tea in my tearoom, I feel that I am swallowing the whole universe with it.'. Ya ampun, satu hal kecil yang mungkin bagi banyak orang sepele, tapi bagiku poin plus banget karena dengan baca quotes yang terdapat di packaging-nya somehow jadi bikin aku happy!

Di bagian belakangnya pun lengkap banget klaim, cara penggunaan, dan komposisinya yang menggunakan dua bahasa yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 

Pemakaian:
Bersihkan wajah dengan perlahan. Gunakan sekali atau dua kali dalam seminggu dengan olesan tipis pada wajah dan leher, hindari daerah mata. Relaks dan diamkan selama 15-20 menit hingga kering. Angkat masker perlahan dengan menarik dari ujung. Bilas hingga bersih. Hindari penggunaan pada kulit sensitif dan bermasalah.

Mengenai cara penggunaannya, ada dua kebodohan yang aku lakukan. Pertama, aku ambil maskernya super banyak karena kupikir 1 sachet hanya bisa untuk sekali pemakaian, ternyata bisa sampai 3 kali lho! Isinya banyak banget! Jadi, pemakaian pertama super tebel dan lebih dari 20 menit kayaknya karena nunggu sampe kering semua. Kedua, setelah maskernya di-peel off aku nggak bilas mukaku lagi hahaha.. Kzl, aku norak banget! Oke deh, sekarang langsung aja kita bahas satu per satu varian Vienna Face Food Whitening Mask mulai dari Red Velvet Cake, French Macaron, dan Matcha Green Tea.

1. Red Velvet Cake

Klaim: Bersihkan kulitmu dengan face food peel off! Diperkaya dengan whitening complex untuk perawatan kulit tampak putih dan cerah. Milk protein yang kaya dengan protein, vitamin, dan mineral untuk menutrisi kulitmu. Egg powder alami membantu membersihkan kulit hingga ke pori-pori. Chocolate powder untuk menutrisi dan melembapkan kulitmu. Mengangkat sel kulit mati agar kulit senantiasa lebih halus, lembut, dan cerah.

Ingredients: Aqua (Water), Polyvinyl Alcohol, Alcohol Denat., Glycerin, Butylene Glycol, Niacinamide, Hydrolyzed Corn Starch, Titanium Dioxide, Polysorbate 20, Cetyl Hydroxyethylcellulose, Polymethyl Methacrylate, Trilaurin, Diacetyl Boldine, Milk Protein, Theobroma Cacao (Cocoa) Seed Powder, Egg Powder, Allantoin, Fragrance (Parfum), Xanthan Gum, Phenoxyethanol, Citric Acid, Disodium EDTA, Cl 17200/Iron Oxides.


Kesan pertamaku saat membuka masker yang Red Velvet Cake ini ialah 'wow, wangi Red Velvet beneran!'. Serius se-wangi itu, tapi kalian tau kan kalau wangi Red Velvet tuh malah bikin laper? Nah, jadi selama pakai masker ini selama itu pula lah aku laper craving Red Velvet padahal dulu pernah coba tapi nggak suka hahaha...

Ketika pakai masker sih, nggak ada rasa tingling atau gimana dan saat di-peel off memang sakit karena seperti yang sudah aku singgung sebelumnya kalau mukaku penuh rambut halus. Dan setelah sesi maskeran selesai, aku bisa notice bahwa mukaku terlihat lebih cerah dan halus. Untuk yang Red Velvet Cake ini memang berasa agak kering, tapi itu karena kebodohanku sendiri yang nggak dibilas lagi. Aku malah semprot-semprot pakai face mist doang untuk menghilangkan rasa keringnya itu.

Intinya jika ditinjau lagi menurut klaimnya, masker Vienna yang Red Velvet Cake mengangkat sel kulit mati iya, mencerahkan kulit iya, melembapkan kulit nggak tahu karena kebodohanku, menutrisi kulit nggak tahu juga karena aku nggak tahu cara kerja dia di dalam wajahku seperti apa hehe...

2. French Macaron

Klaim: Bersihkan kulitmu dengan face food peel off! Diperkaya dengan whitening complex untuk perawatan kulit tampak putih dan cerah. Blueberry memberikan kesegaran dan membantu mengangkat kotoran pada kulit. Egg powder alami membantu membersihkan kulit hingga ke pori-pori. Sweet almond oil menutrisi dan melembapkan kulit. Mengangkat sel kulit mati agar kulit senantiasa lebih halus, lembut, dan cerah.

Ingredients: Aqua (Water), Polyvinyl Alcohol, Alcohol Denat., Glycerin, Butylene Glycol, Niacinamide, Hydrolyzed Corn Starch, Titanium Dioxide, Polysorbate 20, Cetyl Hydroxyethylcellulose, Polymethyl Methacrylate, Trilaurin, Diacetyl Boldine, Vaccinium Myrtillus (Blueberry) Fruit Extract, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Egg Powder, Allantoin, Fragrance (Parfum), Xanthan Gum, Phenoxyethanol, Citric Acid, Disodium EDTA, Cl 17200/Iron Oxides, Cl 42090/Iron Oxides.


Seperti yang bisa ditebak, aroma varian French Macaron yaa semacam manis-manis macaron tapi level wanginya paling rendah di antara varian lain. Down side-nya, aroma alkohol yang paling kecium ya di varian ini. Tapi untungnya nggak ada sensasi panas atau perih gimana gitu sih saat pakai varian ini, biasa aja kayak varian yang lain.

Setelah di-peel off,  masker ini juga ada efek mencerahkannya dan terlihat dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Untungnya, masker ini nggak bikin kulitku kering. Mungkin karena aku udah belajar dari kesalahan, pakainya sedikit jadi nunggunya nggak terlalu lama dan setelah itu dibilas hahaha...

3. Matcha Green Tea

Klaim: Bersihkan kulitmu dengan face food peel off! Diperkaya dengan whitening complex untuk perawatan kulit tampak putih dan cerah. Green tea menyegarkan dan merevitalisasi kulit, agar kulit terasa terhidrasi, lembut dan halus. Milk protein yang kaya dengan protein, vitamin, dan mineral untuk menutrisi kulitmu. Honey menutrisi dan melembapkan kulitmu. Mengangkat sel kulit mati agar kulit senantiasa lebih halus, lembut, dan cerah.

Ingredients: Aqua (Water), Polyvinyl Alcohol, Alcohol Denat., Glycerin, Butylene Glycol, Niacinamide, Hydrolyzed Corn Starch, Titanium Dioxide, Polysorbate 20, Cetyl Hydroxyethylcellulose, Polymethyl Methacrylate, Trilaurin, Diacetyl Boldine, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Milk Protein, Mel (Honey) Extract, Allantoin, Fragrance (Parfum), Xanthan Gum, Phenoxyethanol, Citric Acid, Disodium EDTA, Cl 77013/Iron Oxides.


Untuk varian Matcha Green Tea, aku merasakan sensasi dingin ketika pakai masker ini. Wanginya pun green tea yang soothing gitu jadi enak banget, karena aku pernah cium aroma green tea produk lain yang nggak enak haha... Paling nyaman memang pakai varian yang ini, mungkin karena kandungan Green Tea-nya yang berfungsi menyegarkan dan ditambah Honey pula yang melembapkan. 

Begitu di-peel off, aku merasa setelah pakai varian ini muka terasa lebih lembap dibanding dua varian sebelumnya. Jadi memang sesuai klaimnya bahwa varian Matcha Green Tea ini membuat kulit terhidrasi, lembut, dan halus. Well, yang varian ini nggak ada klaim mencerahkan. Jadi memang setelah pakai ini nggak ada kesan mencerahkannya di kulit.

Dari apa yang udah aku jabarkan di atas, memang Vienna Face Food Whitening Mask ini dikhususkan untuk oily to normal skin (harusnya sih normal to oily skin, tapi di kemasannya tulisannya begitu ya udah :'D), walaupun aku nggak merasa kulitku ketarik atau kering setelah pakai masker ini (yang Red Velvet Cake sih karena kebodohanku ya :p), tapi bagi kalian yang memiliki kulit kering hindari aja ya, ikutin aja apa yang disarankan hehe...

Lalu, jika mengerti kandungan yang terdapat di dalamnya ternyata masih ada alkohol dan fragrance-nya, untung di kemasannya pun tertulis 'tidak untuk kulit sensitif' jadi Vienna memang sudah memperingati dari awal. Tergantung kitanya aja sebagai konsumen yang teliti atau nggak. Tapi, menurut ke-sotoy-anku, agak sayang ya kandungan yang diunggulkan dari masing-masing varian ternyata ada di urutan hampir terakhir-terakhir yang berarti takarannya cukup sedikit dibanding kandungan yang lain. 

Overall, engan harga yang cuma 6.900 per sachet-nya, menurutku Vienna Face Food Whitening Mask ini semacam hidden gems! Tapi ingat, hanya untuk kalian yang memiliki kulit normal to oily dan nggak sensitif ya. Lalu kesimpulannya di antara ketiga varian di atas, mana yang paling kusuka? Jawabannya adalaaaaaah.... Matcha Green Tea! Jelas ya, alasan kenapa aku suka sama varian ini. Walaupun aku suka sama skincare yang mencerahkan dan Matcha Green Tea nggak menyajikan hal itu, aku tetep suka aja karena merasa paling nyaman ketika pakai varian yang ini.

Oke deh, segini aja dulu battle kali ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya! Bye ^^

You May Also Like

1 komentar

  1. Aku sering liat di drugstore dan akhirnya coba beli yang Macaron karena ngga ada varian lainnya. Jadi pengen coba varian yang lain.

    ReplyDelete