Nose Filler di The Clinic Beautylosophy

by - 11:27:00 PM


Halo, semuanya! Hari Sabtu tanggal 25 Februari kemarin, menjadi pengalaman baru buat aku karena aku pertama kali diundang ke Blogger Gathering yang diadakan oleh The Clinic Beautylosophy. Dulu, aku itu penasaran banget gimana sih rasanya diundang ke klinik kecantikan? Untungnya kesampaian dan aku mendapatkan kesempatan di-nose filler juga, lho! Bagi kalian yang mau tahu cerita lengkapnya, keep reading ya!

Kali ini, aku bukan orang pertama yang sampai, kok. Well, sebenarnya iya. Tapi aku mampir dulu ke PIM 2. Acaranya di undangan sih mulai pukul 12 siang, tapi aku jam setengah 11 sudah sampai di Halte Busway PIM 2, dong! Hahahaha... typical Zahra banget, ya. Mungkin kalian yang selalu baca event report aku ada yang tanya "Nggak bosen apa dateng kepagian mulu?" Jawabanku adalah nggak hehehe...

Setelah sampai di The Clinic Beautylosophy, rasa capek dan kepanasan akibat perjalanan pun terobati dengan venue yang telah didekorasi dengan rapi.


Dekorasi ruangannya cantik, ya? Bernuansa putih dan emas yang menampilkan kesan simple but elegant. Aku suka sih sama ruangannya karena bikin nyaman dan pencahayaannya juga bagus, nggak remang-remang atau kuning gitu.

Nah, setelah semua blogger yang diundang kumpul, akhirnya dimulai lah acaranya dan diawali dengan pengenalan The Clinic Beautylosophy oleh Mbak Kana. Sejarahnya The Clinic, sampai cabang-cabangnya The Clinic yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu di Cipete, Central Park, Pantai Indah Kapuk, Tebet, Kelapa Gading, Bandung, Medan, dan akan membuka cabang terbaru di Surabaya.


"The Clinic Beautylosophy menawarkan dokter yang bersertifikat untuk mengkoreksi permasalahan Anda dari ujung kepala hingga kaki dengan prosedur yang tepat. Maka, pasien akan diarahkan ke dokter spesialis yang sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan pasien. 

The Clinic Beautylosophy selain memiliki home service, antar jemput dan juga menyediakan pelayanan VIP, yaitu pasien akan mempuyai akses khusus langsung ke dokter tanpa bertemu dengan pengunjung lainnya, karena fokus utama kami adalah kerahasiaan data, keselamatan, kesehatan dan kepuasan."


Setelah itu, dr. Danu Mahandaru, SpBP-RE, yang tak lain adalah salah satu founder The Clinic, pun hadir menjelaskan mengenai kecantikan yang sebenarnya itu apa, sih?

Aku yang selama ini selalu mikir 'Kok kelopak mata aku kadang suka beda? Kok alis aku tebel sebelah? Kok pipi aku gede sebelah? Kok dagu aku miring?' dan lain sebagainya, (Yep, aku memang se-insecure itu sama diri aku sendiri!) akhirnya mulai terbuka lah pikiranku bahwa wajah yang simetris itu tidak semenarik wajah yang asimetris. 

Selain itu dr. Danu juga bilang, bahwa dia nggak mau filler atau botox atau operasi seseorang yang merasa tidak cantik, sehingga diubah sedemikian rupa sampai nggak cocok dengan wajahnya. Dia lebih menekankan ke enhance beauty, jadi filler atau apa pun yang ia lakukan pasti terlihat natural dan bakalan cocok deh, dengan wajah aslinya.


Oh iya, aku hampir lupa! Sembari acara, ada Kak Edwina yang dihilangkan lemaknya (body slimming) dengan teknik Vanquish. Jadi pakai alat besar gitu yang memancarkan rasa hangat untuk menghilangkan lemak. Lemaknya hilang dalam bentuk urin atau feses setelah 45 menit proses Vanquish ini. Btw, Vanquish ini treatment terbaru dari The Clinic, lho! Dan The Clinic merupakan satu-satunya klinik kecantikan yang menggunakan alat Vanquish ini. Wow, beruntungnya Kak Edwina karena sempat mencoba treatment ini dan lemak di perutnya berhasil berkurang hingga 5 cm! Bagaimana? Ada yang tertarik ingin coba juga?

Nah, di acara ini kan juga ada lomba foto OOTD gitu, kebetulan aku menang dan hadiahnya adalah di-filler oleh dr. Danu langsung. dr. Danu melihat bahwa yang bisa di-filler di antara bagian wajah aku yaitu hidung dan bibir. Tapi aku suka banget sama bentuk bibirku yang sekarang, jadi aku merelakan hidung yang di-filler hehe...

Kenapa sih kok aku nggak takut di-nose filler? Pertama, dr. Danu sebelumnya telah menjelaskan bahwa suntikannya itu mengandung Hyaluronic Acid yang mana bukan zat berbahaya dan memang zat yang terkandung dalam tubuh kita. Kedua, prosesnya sama sekali nggak menimbulkan sakit. Ketiga, hasil ini cuma sementara, bertahan hanya 1 tahun dan bisa kurang dari itu kalau aku sering panas-panasan. Hyaluronic Acid-nya nanti lama-lama akan luruh bersama zat lain di dalam tubuh seiring berjalannya waktu. 


Lalu, apa yang aku rasakan waktu itu? Apa benar-benar nggak sakit? Karena anestesinya belum sampai 15 menit, jadi ya masih kerasa disuntik. Tapi untungnya, aku termasuk orang yang lumayan bisa nahan sakit, sih. Jadi menurut aku ya, nggak sakit. Suntikannya tiga kali (kalau nggak salah ya, karena aku nggak lihat hehe...), suntikan pertama nggak sakit, suntikan kedua nggak sakit, suntikan ketiga rasanya kayak mencet jerawat yang nggak keluar-keluar matanya. Tahu kan gimana rasanya? 

Terus apa rasanya setelah di-nose filler? Emang sih, rasanya kayak ada sesuatu yang baru di hidung dan awal-awal terasa nyeri sedikit. Sedikit lho, ya. Kalau nggak dipikirin atau dirasain sih, nggak terasa. Kalau sekarang aku udah nggak ngerasa apa-apa lagi. Aku percaya sih sama The Clinic Beautylosophy, soalnya dia kan klinik kecantikan terbaik di Indonesia. Makanya aku merasa beruntung banget bisa mendapat kesempatan untuk di-nose filler di The Clinic oleh dr. Danu langsung. 


Kelihatan kan bedanya? Tulang hidung aku jadi terlihat 'ada', yang sebelumnya mendem banget hehehe... Overall, aku sangat merekomendasikan kalian untuk treatment di The Clinic Beautylosophy karena untuk treatment from head to toe semuanya lengkap dan dengan dokter-dokter yang luar biasa baik dan profesional. Jadi, jangan ragu lagi!

photo sources: mine, The Clinic.

You May Also Like

1 komentar

  1. Love this! :)

    Please check out my latest post, too? I'd love to hear something from you! :)
    www.cielofernando.com
    FACEBOOK | INSTAGRAM

    ReplyDelete