KTP Baru

by - 8:35:00 PM

Yeah...finally I'm officially Warga Negara Indonesia! Wohoooo (oke, ini lebay)

Gue mau menceritakan tentang seluk beluk KTP gue ini. Kalau kalian tertarik, silakan lanjut baca! Kalau nggak, klik aja simbol close di pojok kanan atas (PKS, dong? Eh, boleh sebut nama partai nggak sih, disini?) :D

Actually, gue berulang tahun ke 17 pada tanggal 2 September 2013. Tapi, karena satu dan lain hal (baca: sekolah yang nggak bisa dibolosin) gue baru buat KTP pas awal Desember. Jadi, waktu itu abis pulang class meeting (sebenernya gue nggak ikut lomba, sih) bokap gue yang menjemput gue di depan komplek langsung nanya "Ra, mau bikin KTP sekarang nggak?" Kata gue "Yaudah ayo!" Kalian bisa lihat kan, dari jawaban gue, bahwa gue itu nafsu banget pengen bikin KTP? Hahaha...

Ya sudah, akhirnya gue dan bokap gue pulang dulu ke rumah (baca: gue ganti jilbab lusuh dengan hijab modern #halah dan pake bedak sedikit biar kinclong #padahalnggak :( ). Nah, sesampainya di Kelurahan (atau Kecamatan? Gue nggak tahu :D ) gue nunggu sebentar (untung nggak lama) dan langsung di foto. Eh, ada hal tak terduga setelah gue difoto! Petugas Kelurahannya ngomong gini "Cakep amat sih, Neng." Oh my God! Gue dibilang cakep, Pemirsaaa! (oke, ini lebay lagi) Sayangnya, petugas itu bukan Mas Mas ganteng yang berpotensi kaya raya kayak di FTV FTV ibu-ibu. Ternyata KTP gue bisa diambil pada tanggal 24 Desember 2013! Jedeeerrr!!! Lama banget gilaaaa! Emang bikin KTP tuh, kayak bikin beberapa bab novel apa? Harus membutuhkan waktu sampai 2 minggu gitu?

Selama 2 minggu itu gue hanya bisa berharap kalau foto di KTP gue nggak jelek. Semoga hijab-nya nggak acakadut gara-gara gue naik motor. Eh, pas tanggal 24 Desember 2013 tiba, para petugas Kelurahannya mencari-cari KTP yang bahkan belum gue lihat wujudnya itu, raib! Atau belum dibuat? Hanya mereka dan Allah yang tahu. Diundur lagi lah, sampai tanggal 30 Desember 2013. Ah, makin lama aja. Padahal rasa penasaran sudah menggebu-gebu dalam diri gue. Semua orang yang pertama kali bikin KTP pasti merasakannya, kan? Apa cuma aku? (baca pake nada suara Anggun C. Sasmi di iklan Pantene)

Bokap gue bilang, pas tanggal 24 itu beliau kesana, para petugas Kelurahan malah ketawa-ketiwi haha-hihi mulu kerjaannya. Oh, Indonesia, sebenernya setengah hati gue nggak rela tinggal disini, tapi apa daya? Pertanyaan gue adalah, kenapa sih, para petugas itu nggak kerja dengan gesit dan serius. Bukannya mereka dibayar untuk hal itu? (oke, ini kedengerannya kayak ibu-ibu PKK yang memimpin demo)

Suatu hari, saat gue lagi asyik di depan komputer, tiba-tiba bokap gue bilang "Nih Ra, KTP kamu." What? Saat sedang tidak diharapkan dia (baca: KTP) malah datang. Semacam cowok-cowok PHP yang disaat kita ingin move on, eh, dia malah muncul lagi (oke, ini curcol). Lanjut! Gue langsung menerima KTP itu dengan tangan gemetar (set, lebay banget sih, gue?!). Pokoknya gue deg-degan beneran! Takut fotonya jelek. Masalahnya itu foto untuk 5 tahun ke depan. Dan saat gue lihat....jeng jeeeeeng.... not bad lah! Hijab nggak terlalu acakadut tapi muka gue item banget! Hell-no! Apa gue seitem itu? Apa karena itu gue baru pulang sekolah? Lalu, apa yang membuat petugas Kelurahan itu bilang gue cakep, padahal demek banget begitu?!



Tapi ya, namanya baru pertama kali megang KTP, ada rasa bangga, terharu, dan seneng lah.

Oke, itulah tadi cerita nggak penting gue tentang pembuatan KTP gue. (Btw, gue ngetik postingan ini sambil memandangi KTP gue, lho! Huehehehe)

You May Also Like

0 komentar